Menu ✖

Mode Gelap
Jasa Raharja Bersama Mitra Kerja Terkait Lakukan Sosialisasi Layanan Samsat Tugas dan Fungsi Jasa Raharja di Kecamatan Astana Anyar Kota Bandung Operasi Gabungan Bulan Sadar Pajak oleh Tim Samsat Cimahi di Alun-Alun Kota Cimahi: Terjaring Lebih dari 250 Kendaraan Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung Barat Melakukan Kunjungan ke PT Lestari Mahaputra Buana Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung Barat Melakukan Kunjungan Ke PT Royal Abadi Sejahtera PT Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Barat Kembali Laksanakan Kegiatan Jasa Raharja mengajar bersama Universitas Indonesia Membangun (INABA)

Ekonomi WIB

Pemprov Jabar Raih Predikat Terbaik I dalam Penghargaan Pembangunan Daerah 2026


					Pemprov Jabar Raih Predikat Terbaik I dalam Penghargaan Pembangunan Daerah 2026 Perbesar

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) berhasil meraih predikat Terbaik I dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2026 untuk kategori Pemerintah Provinsi di Tingkat Nasional. Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pembudy kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Gedung Bappenas, Rabu (30/9/2026).

PPD tidak hanya menjadi instrumen penghargaan, tetapi umpan balik bagi kualitas perencanaan dan kinerja pembangunan daerah.

Rachmat mengatakan, PPD 2026 diharapkan dapat mendorong pemerintah daerah untuk menerjemahkan hasil penilaian menjadi perbaikan perencanaan pelaksanaan pembangunan yang selaras dengan prioritas nasional di daerah. Penghargaan ini juga diharapkan dapat meningkatkan inovasi guna mencapai sasaran pembangunan daerah.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam sambutannya usai menerima penghargaan mengatakan keterbatasan (anggaran) jangan menjadi halangan untuk melaksanakan pelayanan publik bagi rakyat.

“Karena wilayah dengan keterbatasannya akan memicu inovasi. Untuk apa? Inovasi untuk memberikan pelayanan publik memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” tegasnya.

Pemprov Jabar terus berupaya untuk memperbaiki pendidikannya dengan menambah jumlah sekolah, ruang kelas baru dan jumlah guru. Di sisi pelayanan infrastruktur, pemerintah memastikan jalan bagus, lebar, panjang memiliki PJU yang terang dan terdapat CCTV yang terhubung.

“Pada layanan kesejahteraan publik, sanitasi dan perumahan masyarakat harus baik. Dari anggaran (perbaikan rutilahu) 17,5 juta rupiah naik menjadi 40 juta rupiah, karena saya ingin meningkatkan derajat orang,” tambahnya.

Tahun depan, Pemprov Jawa Barat semakin memperluas asuransi ketenagakerjaan dengan menyiapkan jaminan asuransi untuk tenaga kerja informal seperti petani dan nelayan hingga 5,7 juta jiwa.

Baca Juga:  BRILinkers: Inisiatif BRI untuk Dukungan Agen dan Pelaku UMKM Sukabumi
Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sekda Herman Dorong Pemuda Sunda Berdaya di Bidang Pendidikan dan Ekonomi

26 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Mobile Batching Plant, Solusi Pemprov Jabar untuk Pembangunan Jalan Desa di Wilayah Terpencil

26 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Disperindag Jabar Bawa 40 UMKM Ikuti West Java Expo (WJX) 2026, Target Transaksi Rp750 Miliar

26 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Bursa Kerja Online Kembali Digelar, Tersedia 1.112 Lowongan

26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Penghentian Pembangunan Pusat Data AI Bukti Pemprov Jabar Konsisten Tegakkan Aturan

26 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Memperingati Hari Pelanggan Nasional, Sekda Herman Dorong bank bjb Tingkatkan Pelayanan kepada Nasabah

21 September 2026 - 08:34 WIB

Trending di Ekonomi