Menu ✖

Mode Gelap
Jasa Raharja Bersama Mitra Kerja Terkait Lakukan Sosialisasi Layanan Samsat Tugas dan Fungsi Jasa Raharja di Kecamatan Astana Anyar Kota Bandung Operasi Gabungan Bulan Sadar Pajak oleh Tim Samsat Cimahi di Alun-Alun Kota Cimahi: Terjaring Lebih dari 250 Kendaraan Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung Barat Melakukan Kunjungan ke PT Lestari Mahaputra Buana Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung Barat Melakukan Kunjungan Ke PT Royal Abadi Sejahtera PT Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Barat Kembali Laksanakan Kegiatan Jasa Raharja mengajar bersama Universitas Indonesia Membangun (INABA)

Headline WIB

Sujahri Somar, Mahasiswa Drop Out yang Terpilih Jadi Ketua Umum GMNI secara Aklamasi


					Sujahri Somar, Mahasiswa Drop Out yang Terpilih Jadi Ketua Umum GMNI secara Aklamasi Perbesar

BANDUNG – Kongres XXII Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang sempat tertunda akhirnya menetapkan Sujahri Somar sebagai Ketua Umum DPP GMNI periode 2025–2027.

Sujahri terpilih secara aklamasi dalam forum lanjutan kongres yang dilakukan secara lesehan di samping Gedung Merdeka tersebut.

Namun di tengah euforia terpilihnya ketua umum baru, muncul kontroversi di media sosial terkait latar belakang pendidikan Sujahri. Ia diduga berstatus sebagai mahasiswa drop out, sehingga memicu keraguan publik terhadap kapabilitas kepemimpinannya di organisasi nasional tersebut.

Dalam unggahan di media sosial, ditampilkan tangkapan layar data pendidikan dari Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) yang menunjukkan status “dikeluarkan” pada tahun akademik 2018/2019 Ganjil dari IAIN Ambon.

Dalam tangkapan layar yang sama, tertulis identitas lengkap Sujahri Somar, termasuk nomor induk mahasiswa, program studi Pendidikan Biologi, dan keterangan bahwa ia berstatus “Dikeluarkan.”

“Bagaimana bisa organisasi kemahasiswaan dipimpin oleh orang yang tidak lagi berstatus mahasiswa? Ini mencederai semangat perjuangan GMNI,” tulis akun @PemudaMerah dalam unggahan yang ramai dibagikan di X.

“Jika benar dia DO, maka ini menjadi preseden buruk bagi organisasi kader seperti GMNI,” ujar seorang warganet lainnya dalam tanggapan yang viral.

Di sisi lain, para pendukung Sujahri menyebut bahwa pengalaman dan loyalitasnya di GMNI lebih penting dibanding status akademik semata. Mereka menilai Sujahri memiliki rekam jejak organisasi yang panjang dan militansi yang tidak diragukan.

“Sujahri sudah membuktikan pengabdiannya kepada organisasi, dan itu lebih penting daripada ijazah,” kata salah satu pendukungnya dalam forum kongres.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Sujahri Somar maupun klarifikasi dari pihak kampus terkait status “dikeluarkan” yang tercantum dalam PDDikti tersebut.

Facebook Comments Box
Baca Juga:  Jasa Raharja Cirebon Sambut Kunjungan Menko PMK dan Direktur Operasional PT Jasa Raharja di Rest Area Tol Cipali Majalengka
Artikel ini telah dibaca 114 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jasa Raharja Terus Bergerak, Tiga Ahli Waris Korban KM Virgo Terima Santunan di Jawa Timur

3 Oktober 2026 - 07:39 WIB

PT Jasa Raharja dan PT Jasa Raharja Putera Serahkan Santunan kepada Korban Kecelakaan Kapal KM Virgo Transport 8 di Perairan Masalembo

2 Oktober 2026 - 07:34 WIB

PJ Samsat Ciamis Bersama Tim Pembina Samsat Kabupaten Gelar Rapat Persiapan Operasi Gabungan Oktober 2026

2 Oktober 2026 - 07:30 WIB

PJ Samsat Induk Sukaraja Laksanakan Rekonsiliasi Penerimaan Bulan September 2026 Bersama Kepala P3D Wilayah Kabupaten Tasikmalaya

2 Oktober 2026 - 06:28 WIB

Jasa Raharja Bogor Sinergitas Optimalisasi Penelusuran KTMDU dan KBMDU melalui Rapat Evaluasi Samsat Kota Bogor

2 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Sosialisasi Opsen Pajak dan Kepatuhan Pembayaran Pajak di Wilayah Kampus Horizon Karawang

1 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Trending di Headline