Menu ✖

Mode Gelap
Jasa Raharja Bersama Mitra Kerja Terkait Lakukan Sosialisasi Layanan Samsat Tugas dan Fungsi Jasa Raharja di Kecamatan Astana Anyar Kota Bandung Operasi Gabungan Bulan Sadar Pajak oleh Tim Samsat Cimahi di Alun-Alun Kota Cimahi: Terjaring Lebih dari 250 Kendaraan Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung Barat Melakukan Kunjungan ke PT Lestari Mahaputra Buana Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung Barat Melakukan Kunjungan Ke PT Royal Abadi Sejahtera PT Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Barat Kembali Laksanakan Kegiatan Jasa Raharja mengajar bersama Universitas Indonesia Membangun (INABA)

Bisnis dan Investasi WIB

Gaet Wisatawan, Wagub Erwan Dorong Pengusaha Berinovasi Terhadap Kuliner Jabar


					Wagub Jabar Erwan Setiawan usai acara Pelantikan di RM Sindang Reret, Jalan Surapati No. 53, Kota Bandung, Rabu (26/8/2026) Perbesar

Wagub Jabar Erwan Setiawan usai acara Pelantikan di RM Sindang Reret, Jalan Surapati No. 53, Kota Bandung, Rabu (26/8/2026)

BANDUNG – Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mendorong para pelaku usaha kuliner untuk terus melakukan inovasi agar makanan tradisional Jawa Barat tidak hanya bertahan, tetapi mampu bersaing dan memiliki pasar yang lebih luas.

Menurut Erwan, inovasi terhadap makanan tradisional telah terbukti mampu meningkatkan nilai ekonomi sebuah produk. Sejumlah jajanan yang dahulu identik dengan makanan sederhana, kini justru berkembang menjadi kuliner populer dan memiliki nilai jual tinggi.

“Silakan kembangkan inovasi-inovasi. Saya berharap banyak lagi inovasi lainnya sehingga kuliner di Jawa Barat semakin digemari dan semakin banyak wisatawan yang datang ke Jawa Barat hanya untuk mencicipi makanan,” kata Erwan saat menghadiri Pelantikan Ketua dan Pengurus Asosiasi Kafe dan Restoran (AKAR) Jawa Barat Periode 2026-2030.

Pelantikan dilaksanakan di RM Sindang Reret, Jalan Surapati No. 53, Kota Bandung, Rabu (26/8/2026) malam.

Ia menuturkan, Jawa Barat memiliki modal besar untuk mengembangkan industri kuliner karena didukung kekayaan makanan tradisional yang sangat beragam dari 27 kabupaten/kota.

Beragam kuliner khas Jawa Barat seperti nasi timbel, karedok, lotek, batagor, surabi, peuyeum, hingga berbagai makanan khas lainnya dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk unggulan daerah.

Erwan pun melihat geliat wisata kuliner di Bandung menunjukkan peluang ekonomi yang semakin besar. Mobilitas masyarakat dari luar daerah yang datang ke Bandung untuk menikmati kuliner menjadi pasar yang harus ditangkap oleh para pelaku usaha.

“Tantangan kita hari ini dan ke depan adalah bagaimana makanan yang enak ini naik kelas menjadi bisnis yang kuat. Bagaimana kuliner lokal bisa memiliki branding yang kuat,” ucapnya.

Karena itu, Erwan berharap kepengurusan AKAR Jawa Barat yang baru tidak sekadar menjalankan fungsi organisasi, tetapi mampu menjadi penggerak ekosistem industri kuliner di Jawa Barat. Ia pun meminta para pengurus AKAR untuk berani melakukan inovasi-inovasi baru.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Kawal Pelaksanaan Program 3 Jura RumahAgar Sejahterakan Rakyat

Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan sektor kuliner memiliki keterkaitan yang erat dengan pengembangan pariwisata, termasuk _sport tourism_ yang kini terus berkembang di Kota Bandung.

Menurut Farhan, berbagai kegiatan olahraga yang menghadirkan peserta dari luar daerah memberikan dampak ekonomi yang luas karena para wisatawan tidak hanya mengunjungi lokasi utama kegiatan, tetapi juga menginap, makan, berbelanja, dan berwisata di berbagai kawasan.

“ _Sport tourism_ memang salah satu yang menjadi andalan di Kota Bandung. Mereka yang datang ke Kota Bandung, apalagi untuk acara lomba-lomba, banyak yang berasal dari luar Bandung,” kata Farhan.

Farhan menilai kondisi tersebut menjadi peluang bagi pelaku usaha kuliner untuk menangkap efek ekonomi dari meningkatnya kunjungan wisatawan.

Ia juga menyoroti keberadaan Persib Bandung yang dinilainya turut menghasilkan aktivitas ekonomi besar, khususnya dengan pengelolaan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) serta meningkatnya kunjungan penonton dari luar Kota Bandung.

“Dengan Persib menjadi juara, ini mendatangkan banyak sekali orang dari luar Kota Bandung. Ini peluang juga untuk berbagai macam bisnis kuliner,” ujarnya.

Farhan menambahkan, Kota Bandung dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat perlu terus berkolaborasi untuk membangun ekosistem usaha kuliner yang sehat sekaligus meningkatkan daya saing para pelaku usaha.

Ia menegaskan, asosiasi usaha seperti AKAR seharusnya menjadi wadah komunikasi dan kolaborasi, bukan menjadi kartel yang menghambat persaingan.

“Dalam kolaborasi yang diikat lewat asosiasi ini, saya sangat tidak mengharapkan kalau asosiasi ini menjadi kartel, tetapi justru menjadi wadah komunikasi dalam rangka persaingan yang sehat,” katanya.

Farhan berharap penguatan industri kuliner di Kota Bandung dapat menjadi pemantik bagi berkembangnya industri kafe dan restoran di berbagai daerah di Jawa Barat.

Baca Juga:  Jasa Raharja Perwakilan Sukabumi Lakukan Sosialisasi Pemutihan Pajak Tahun 2024 di SMA 1 Bojongpicung Cianjur

“Insyaallah kita akan selalu bisa berkolaborasi untuk menjadikan kuliner sebagai andalan pariwisata Jawa Barat,” pungkasnya.

 

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gencarkan Edukasi Keselamatan Melalui Aksi Simpatik di Daerah Rawan Laka  

23 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Berikan Kemudahan dan Keuntungan Bagi Wajib Pajak, Kolaborasi Jasa Raharja Bandung Bersama Tim Pembina Samsat Kawaluyaan Gelar Pemeriksaan PKB dan SWDKLLJ

23 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Jasa Raharja Cabang Sukabumi Kunjungi Ahli Waris Korban Kecelakaan Lalu-Lintas, Pastikan Santunan Diserahkan Dengan Tepat

23 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Sasar Pengguna Jalan di Exit Tol Bocimi, Samsat Cibadak Perkuat Upaya Peningkatan Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor

23 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Jasa Raharja Karawang Kunjungi RS Amanda Mitra Keluarga, Percepat Verifikasi Klaim Korban Kecelakaan Lalu Lintas

23 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Tingkatkan Kepedulian terhadap Keselamatan Lalu Lintas, Jasa Raharja Tasikmalaya Sosialisasikan Program PPKL kepada Guru SMA Negeri 1 Sindangkasih, Ciamis

23 Oktober 2026 - 07:43 WIB

Trending di Headline