Menu

Mode Gelap
Jasa Raharja Bersama Mitra Kerja Terkait Lakukan Sosialisasi Layanan Samsat Tugas dan Fungsi Jasa Raharja di Kecamatan Astana Anyar Kota Bandung Operasi Gabungan Bulan Sadar Pajak oleh Tim Samsat Cimahi di Alun-Alun Kota Cimahi: Terjaring Lebih dari 250 Kendaraan Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung Barat Melakukan Kunjungan ke PT Lestari Mahaputra Buana Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung Barat Melakukan Kunjungan Ke PT Royal Abadi Sejahtera PT Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Barat Kembali Laksanakan Kegiatan Jasa Raharja mengajar bersama Universitas Indonesia Membangun (INABA)

Headline WIB

Bedas Expo 2026: KDS Fokuskan Penanganan Bencana dan Penguatan Ekonomi melalui UMKM


					Bedas Expo 2026: KDS Fokuskan Penanganan Bencana dan Penguatan Ekonomi melalui UMKM Perbesar

KABUPATEN BANDUNG – Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS (KDS), resmi membuka Bandung Bedas Expo 2026 dalam rangka Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung, Jumat (17/4/2026) di Area Komplek Pemkab Bandung, Soreang.

Dalam sambutannya, KDS menyampaikan bahwa pelaksanaan tahun ini berlangsung dalam situasi berbeda, di tengah musibah yang tengah melanda Kabupaten Bandung. Ia mengungkapkan keprihatinannya atas kejadian amblesnya jembatan di Radu yang terjadi pada malam sebelumnya.

KDS mengungkapkan bahwa dirinya langsung mengambil langkah cepat untuk segera berkoordinasi dengan jajaran terkait, termasuk pihak TNI, untuk percepatan penanganan dan penyediaan jembatan darurat. Ia juga menyampaikan rencananya untuk meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Panyadap dan Majalaya, bersama sejumlah pihak terkait, termasuk BNPB dan Wakil Ketua DPR RI guna mencari solusi penanganan banjir.

Selain itu, KDS turut menyampaikan duka cita atas korban jiwa dalam musibah banjir tersebut, seraya mendoakan agar almarhumah yang hanyut mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta mengapresiasi pihak-pihak yang telah berupaya menolong.

“Dalam kondisi berduka ini, agenda tetap harus berjalan. Namun setelah pembukaan ini, saya akan langsung menuju lokasi banjir. Saya juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini,” ujarnya.

Bandung Bedas Expo 2026 sendiri digelar selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 April 2026, dengan menghadirkan berbagai kegiatan yang dikemas dalam beberapa zona utama. Di antaranya Pameran dan Bazzar yang menampilkan produk UMKM.

Selain itu, terdapat Service Point (Layanan Publik Terpadu) yang menyediakan berbagai layanan administrasi seperti SAMSAT keliling, SIM keliling, layanan kependudukan, hingga konsultasi, talkshow pelayanan publik, live music, gelar budaya, dan pagelaran wayang golek.

Baca Juga:  Jasa Raharja Jabar dan Dishub Kabupaten Bandung Kolaborasi Gelar Program SALUD untuk Tingkatkan Kesadaran Lalu Lintas Sejak Dini

Di bidang olah raga dan komunitas, hadir Sportainment seperti lomba lari anak, balance bike, archery open champion, serta kegiatan komunitas dan gathering. Sementara itu, pada zona Edukasi Kesehatan Sosial, masyarakat dapat mengakses layanan edukasi (education fair), job fair, cek kesehatan gratis, donor darah, serta perpustakaan keliling.

KDS menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah untuk menampilkan berbagai produk unggulan Kabupaten Bandung, khususnya dari sektor UMKM. Ia mengungkapkan harapannya agar ke depan Kabupaten Bandung dapat memiliki Bedas Convention Center yang berlokasi di kawasan strategis dekat Stasiun Whoosh (KCIC) dengan luas sekitar 5 hektare.

“Bedas Expo ini bukan sekadar pameran, tapi wahana untuk mengembangkan produk UMKM Kabupaten Bandung agar semakin naik kelas dan berdaya saing,” ujar KDS.

Selain itu, KDS juga mendorong optimalisasi aset pemerintah daerah di sekitar Soreang agar dapat dimanfaatkan sebagai pusat aktivitas perdagangan, sehingga para pelaku usaha lokal memiliki ruang yang representatif untuk berkembang.

“Kalau kita kelola dengan baik, kawasan ini bisa menjadi pusat ekonomi baru seperti Tanah Abang, sehingga pelaku UMKM kita punya tempat yang layak untuk berkembang,” tambahnya.

Di tengah tantangan fiskal akibat pemotongan dana transfer ke daerah (TKD), KDS mengungkapkan bahwa perekonomian Kabupaten Bandung justru menunjukkan tren positif. Laju pertumbuhan ekonomi meningkat dari 5,04 persen pada tahun 2024 menjadi 6,32 persen pada tahun 2025.

“Peningkatan ini tidak mudah dicapai. Hal ini didorong oleh penguatan ekonomi sirkular di Kabupaten Bandung, sejalan dengan program Presiden serta berbagai program pembangunan lainnya,” pungkasnya.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

PT Jasa Raharja Jawa Barat Tanamkan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas melalui Safety Campaign dan PPKL di SMAN 3 Cimahi

11 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Respon Cepat Jasa Raharja Karawang dalam penanganan keterjaminan korban laka lantas di Tol Japek Km 66 Karawang

9 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Dugaan Korupsi Proyek Rp39 Miliar Perumdam Tirta Darma Ayu Disorot, AMPERA Minta Kejati Jabar Supervisi

8 Agustus 2026 - 22:58 WIB

Jasa Raharja Jawa Barat Perkuat Sinergi Keselamatan Lalu Lintas, Bahas Data Rawan Kecelakaan di Kota Cimahi

8 Agustus 2026 - 09:01 WIB

PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Bogor Hadir di SMP Negeri 5 Depok Melalui Program PPKL dan Edukasi Tertib Berlalu Lintas

8 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Upaya Peningkatan Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) di Ex. GT Palimanan Utama KM 188 A Tol Cipali Kab Cirebon

7 Agustus 2026 - 08:11 WIB

Trending di Headline