Menu

Mode Gelap
Jasa Raharja Bersama Mitra Kerja Terkait Lakukan Sosialisasi Layanan Samsat Tugas dan Fungsi Jasa Raharja di Kecamatan Astana Anyar Kota Bandung Operasi Gabungan Bulan Sadar Pajak oleh Tim Samsat Cimahi di Alun-Alun Kota Cimahi: Terjaring Lebih dari 250 Kendaraan Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung Barat Melakukan Kunjungan ke PT Lestari Mahaputra Buana Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung Barat Melakukan Kunjungan Ke PT Royal Abadi Sejahtera PT Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Barat Kembali Laksanakan Kegiatan Jasa Raharja mengajar bersama Universitas Indonesia Membangun (INABA)

Headline WIB

Hidari Putus Kuliah, KDM Usul kenaikan batas Gaji Orang Tua jadi Acuan KIP


					Hidari Putus Kuliah, KDM Usul kenaikan batas Gaji Orang Tua jadi Acuan KIP Perbesar

 

 

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan kepada Kementerian  Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi untuk mengubah batas maksimum besaran gaji orangtua bagi mahasiswa penerima beasiswa program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.Mengurus Layanan Pemerintah Daerah Tahun ini, syarat besaran gaji orangtua bagi penerima KIP Kuliah harus dibawah upah minimum provinsi (UMP) di domisili mahasiswa.

Jadi, nilai gaji gabungan orangtua di Jawa Barat untuk bisa menerima KIP Kuliah harus dibawah Rp2,3 juta, sesuai UMP Jawa Barat. “Saya usul agar nanti ketentuannya dibawah Rp10 juta boleh dapat KIP,” kata KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi.

Hal itu disampaikan KDM saat memberikan kuliah umum kepada ribuan mahasiswa baru dalam rangka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Penerimaan Raya Mahasiswa Baru Universitas Padjadjaran (Prabu) Tahun Akademik 2026/2027 di Stadion Jati Padjadjaran, Unpad Kampus Jatinangor, pada Senin (10/8/2026).

Dalam acara tersebut, ia menanggapi keluhan dari sejumlah mahasiswa terkait tingginya Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi orang tua, termasuk yang berprofesi PNS.Mempelajari Peta Dan Referensi Geografi Mahasiswa yang masuk melalui jalur prestasi, bahkan ada mahasiswa difabel, juga mengeluhkan biaya kos, biaya hidup serta biaya uang kuliah yang cukup mahal di Jatinangor.

Gina, salah seorang mahasiswi penyandang disabilitas netra bersyukur dapat kuliah gratis di Unpad. Ia berharap gubernur lebih memperhatikan nasib disabilitas untuk bisa mencicipi sekolah bahkan hingga kuliah. KDM pun memberikan nasihat agar tidak putus asa bahkan sampai putus kuliah karena biaya yang mahal. Selama memiliki tekad kuat untuk lulus, maka kendala biaya pasti akan dapat diatasi. KDM pun memberikan bantuan langsung kepada mahasiswa dan mahasiswi, seperti uang kos untuk 2 tahun hingga biaya kuliah gratis selama 5 semester. Ia juga memberikan modal usaha Rp5 juta bagi mahasiswa yang berencana membuka usaha kecil-kecilan untuk menutup biaya hidup selama kuliah.

Baca Juga:  Berangkatkan 16.500 Peserta Mudik Gratis Kereta Api, Jasa Raharja Hadirkan Fasilitas Khusus bagi Disabilitas

Ia meminta agar mahasiswa dengan keterbatasan ekonomi tidak berkecil hati dan sedih. Sebab masuk kuliah bisa membuka jalan bagi kehidupan yang lebih baik dimasa depan. Ia menegaskan tidak boleh ada orang yang gagal kuliah hanya karena faktor biaya. “Jangan hanya mengejar gelar akademik namun perbanyak pengalaman selama menjadi mahasiswa. Jadikanlah kesulitan itu sahabat agar Anda menjadi orang yang mampu, tidak mengalami masalah ketika berhadapan dengan kesulitan. Musuh jangan dijauhi, tapi jadikan temannya,” ucap KDM.

Pesan untuk mahasiswa Livy, mahasiswi asal Depok menyampaikan permintaan kepada gubernur agar memperbaiki jalan-jalan di Jatinangor, khususnya dalam kawasan kampus. Ia pun siap untuk ikut memperbaiki kawasan kampus bersama rekan-rekannya. Menanggapinya, KDM mengatakan jika jalan yang dimaksud adalah jalan nasional sehingga menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Namun demikian ia akan berbicara dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan jika diizinkan Pemprov Jabar siap turun tangan. “Kalau diijinkan tahun depan kinclong. Tapi warga kampus juga harus ikut menjaga kebersihan lingkungan,” tegasnya. Keisya, mahasiswi kedokteran hewan mengaku ingin mengembalikan keanekaragamana satwa di Indonesia, namun disisi lain peminat kedokteran hewan masih lebih sedikit daripada kedokteran umum. Bahkan kadang menurutnya sering dianggap sepele dan kalah bersaing.

KDM pun memberikan motivasi jika kebutuhan dokter hewan baik di perusahaan swasta, BUMN bahkan pemerintahan sangat besar. Bisa jadi memiliki penghasilan lebih besar daripada dokter umum. Sehingga memintanya untuk tidak berkecil hati apalagi dengan cita-cita mulianya yang ingin membuat data hewan endemik di Indonesia lebih lengkap.***(Red).

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Mendongeng Jadi Ruang Menciptakan Generasi Unggul

28 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Satpol PP Jabar Tertibkan Pedagang Yang Bersikearas Berjualan di Jalan Raya Subang-Bandung

28 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Wagub Jabar Dorong Sinergitas Pentahelix Menjawab tantangan Digital

28 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Wagub Erwan Harapkan Mojang Jajaka jadi Komunikator Strategis Pariwisata Jawa Barat

28 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Kukuhkan Pengurus TP PKK, Wagub Erwan : Stunting Prioritas

28 Agustus 2026 - 12:50 WIB

Hari Jadi Ke-81 Jawa Barat, KDM Fokus Kebutuhan Dassar masyarakat, Perampingan OPD dan Pembentukan BUMD Sanggabuana

28 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Trending di Headline