Menu

Mode Gelap
Jasa Raharja Bersama Mitra Kerja Terkait Lakukan Sosialisasi Layanan Samsat Tugas dan Fungsi Jasa Raharja di Kecamatan Astana Anyar Kota Bandung Operasi Gabungan Bulan Sadar Pajak oleh Tim Samsat Cimahi di Alun-Alun Kota Cimahi: Terjaring Lebih dari 250 Kendaraan Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung Barat Melakukan Kunjungan ke PT Lestari Mahaputra Buana Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung Barat Melakukan Kunjungan Ke PT Royal Abadi Sejahtera PT Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Barat Kembali Laksanakan Kegiatan Jasa Raharja mengajar bersama Universitas Indonesia Membangun (INABA)

Featured WIB

Bangkitkan Identitas Angklung, SORA Ciptakan Karya Orisinil Bertema Nusantara


					Bangkitkan Identitas Angklung, SORA Ciptakan Karya Orisinil Bertema Nusantara Perbesar

BANDUNG – Angklung, selama ini hanya dikenal sebagai alat musik tradisional khas Jawa Barat yang dimainkan secara massal atau mengiringi lagu-lagu populer. Kini, ia tengah dibangkitkan sebagai instrumen pencipta, pusat dari sebuah komposisi musik yang orisinal, berkarakter, dan relevan secara global.

Gagasan tersebut diwujudkan Komunitas SORA (Sound of Heritage) melalui penyelenggaraan festival Genderang Angklung Nusantara “Spirit of The Nation” yang berlangsung di Gedung Kesenian Sunan Ambu, Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI), Kota Bandung pada Minggu malam, 3 Agustus 2025.

Acara tersebut terdiri dari dua kegiatan utama: Lomba Cipta Karya Musik Angklung Tingkat Nasional dan Konser SORA, yang menampilkan dua 12 karya orisinal bertema Nusantara. Melalui karya-karya tersebut, angklung tak hanya memainkan lagu dari luar, melainkan mengangkat narasi budaya Indonesia dari Papua hingga Sumatra sebagai materi penciptaan musik.

Pendiri Komunitas SORA sekaligus inovator pengkaryaan baru musik Angklung di Indonesia, Yadi Mulyadi, menyampaikan kegelisahannya atas posisi angklung yang nyaris tidak memiliki karya asli. Menurutnya, angklung kerap hanya dipakai untuk memainkan lagu populer, tapi tidak diberi ruang untuk membentuk identitas musikalnya sendiri.

“Sebetulnya yang kami bawa di SORA itu satu, memberikan identitas baru bagi angklung. Selama ini angklung dianggap hanya media saja. Orang lebih sering memainkan lagu-lagu lain seperti pop dan dangdut di angklung, sedangkan angklung sendiri tidak punya karya. Dan itu sangat menyedihkan,” ujar Yadi.

Kritik tersebut menjadi dasar bagi Yadi yang sejak 2010 mulai menciptakan konser-konser yang menjadikan angklung sebagai sentral komposisi, bukan pengiring. Dalam konser ke-10 SORA kali ini, ia membuktikan, angklung mampu memainkan karya-karya universal yang bisa diapresiasi dan dimainkan musisi dari berbagai belahan dunia.

Baca Juga:  PT Jasa Raharja Cabang Purwakarta Gelar Layanan Kesehatan Keliling di Cipeundeuy, Subang

Salah satu pencapaian penting dalam konser Genderang Angklung Nusantara “Spirit of The Nation” adalah keterlibatan seorang musisi asal Tiongkok. Kolaborasi lintas budaya semakin memperluas cakrawala musik angklung, sekaligus membuktikan potensi instrumen tradisional tersebut untuk hadir dalam kancah internasional.

“Konsep kami adalah menciptakan karya musik baru. Angklung tidak hanya dimainkan di Jawa Barat. Saya ingin mengangkat angklung ke jenjang lebih tinggi secara internasional. Maka saya membuat komposisi yang bisa dimainkan siapa saja, dari Eropa, Amerika, hingga Asia,” jelasnya.

Tingginya antusiasme masyarakat semakin membuktikan relevansi upaya tersebut. Selama dua hari pelaksanaan, festival Genderang Angklung Nusantara “Spirit of The Nation” dihadiri lebih dari 3.000 orang, termasuk peserta lomba, siswa, guru, orang tua, hingga masyarakat umum.

“Alhamdulillah animo luar biasa. Tiket langsung sold out, dan ini rekor bagi kami. Total kemarin sekitar 2.500 orang, ditambah hari ini sekitar 500. Jadi selama dua hari lebih dari 3.000 orang hadir,” jelas Yadi.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 61 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tasikmalaya, 10 Juli 2026 — PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya melaksanakan kegiatan Rapat Performance Review Pendapatan Semester I (Satu) Tahun 2026 bersama Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) beserta jajaran di wilayah Priangan Timur. Kegiatan ini diselenggarakan di Kantor PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya sebagai bentuk evaluasi kinerja pendapatan sekaligus penguatan sinergi antar instansi dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor. Rapat tersebut membahas secara komprehensif capaian pendapatan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) selama Semester I Tahun 2026. Berdasarkan hasil evaluasi, diketahui bahwa performa pendapatan SWDKLLJ masih mengalami tantangan, yang ditandai dengan menurunnya tingkat kepatuhan wajib pajak di beberapa wilayah Priangan Timur. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya kondisi ekonomi masyarakat, tingkat kesadaran wajib pajak, serta masih adanya kendaraan yang belum melakukan registrasi ulang tepat waktu. Dalam forum tersebut, seluruh peserta rapat melakukan pembahasan mendalam terkait akar permasalahan yang terjadi, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan pendapatan hingga akhir tahun 2026. Beberapa upaya yang disepakati antara lain peningkatan kegiatan operasi gabungan lintas instansi, optimalisasi penelusuran kendaraan menunggak melalui aplikasi digital seperti Panah Pasopati, pelaksanaan sosialisasi secara masif kepada masyarakat serta kolaborasi dengan dealer untuk menikkan Kembali minat Masyarakat untuk membayar pajak kendaraan dan SWDKLLJ. Selain itu, sinergi dengan stakeholder terkait seperti Kepolisian, Badan Pendapatan Daerah, serta mitra strategis lainnya akan terus diperkuat guna menciptakan ekosistem kepatuhan yang lebih baik. Pendekatan persuasif melalui program edukasi dan insentif juga menjadi fokus dalam mendorong kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dalam memenuhi kewajibannya. Kepala PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Wahyu Pria Wibowo, SE, CPS menyampaikan bahwa kegiatan performance review ini merupakan bagian penting dalam memastikan keberlangsungan program perlindungan dasar bagi masyarakat pengguna jalan. “Melalui evaluasi ini, kami dapat mengidentifikasi tantangan yang ada sekaligus menyusun strategi yang lebih efektif dan terarah guna meningkatkan kepatuhan dan optimalisasi pendapatan SWDKLLJ,” ujarnya. Dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh pihak dapat berkomitmen untuk terus meningkatkan kolaborasi dan inovasi dalam rangka mendukung peningkatan pendapatan daerah serta memberikan perlindungan yang maksimal kepada masyarakat.

10 Juli 2026 - 07:22 WIB

Jasa Raharja Tasikmalaya Laksanakan Analisa dan Evaluasi Kinerja Semester I Tahun 2026 untuk Penguatan Pelayanan dan Optimalisasi Pendapatan

10 Juli 2026 - 07:15 WIB

Pastikan Pengemudi Prima dan Siap Tanggap Darurat, Jasa Raharja Karawang Gelar MUKL dan PPGD di Terminal Tanjungpura dan PO Fajar Bina Kharisma

9 Juli 2026 - 18:47 WIB

Melalui Program SIGAP, Jasa Raharja Cabang Sukabumi Edukasi Wajib Pajak dengan Pemasangan Hang Tag

9 Juli 2026 - 18:44 WIB

Tingkatkan Kepatuhan Masyarakat Jasa Raharja dan Tim Pembina Samsat Soreang Kembali Menggelar Operasi Gabungan Pemeriksaan Kendaraan

9 Juli 2026 - 18:34 WIB

Jasa Raharja Tasikmalaya Laksanakan Uji Silang di Tiga Titik Samsat untuk Penguatan Akurasi dan Kepatuhan Data

9 Juli 2026 - 07:18 WIB

Trending di Headline