Menu

Mode Gelap
Jasa Raharja Bersama Mitra Kerja Terkait Lakukan Sosialisasi Layanan Samsat Tugas dan Fungsi Jasa Raharja di Kecamatan Astana Anyar Kota Bandung Operasi Gabungan Bulan Sadar Pajak oleh Tim Samsat Cimahi di Alun-Alun Kota Cimahi: Terjaring Lebih dari 250 Kendaraan Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung Barat Melakukan Kunjungan ke PT Lestari Mahaputra Buana Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung Barat Melakukan Kunjungan Ke PT Royal Abadi Sejahtera PT Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Barat Kembali Laksanakan Kegiatan Jasa Raharja mengajar bersama Universitas Indonesia Membangun (INABA)

Uncategorized WIB

Penyimpangan Pupuk Subsidi Terjadi Karena Kurangnya Pengawasan


					Penyimpangan Pupuk Subsidi Terjadi Karena Kurangnya Pengawasan Perbesar

BANDUNG – Anggota DPRD Jawa Barat, Saeful Bachri, menyuarakan keprihatinannya terkait dugaan penyelewengan pupuk bersubsidi yang terjadi di Nagreg, Kabupaten Bandung.

Dalam rapat kerja bersama Komisi II, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta Dinas Perdagangan dan Industri, Saeful menekankan pentingnya pengawasan ketat dalam distribusi pupuk subsidi agar tepat sasaran bagi para petani yang membutuhkan.

Saeful mengkritik sistem pengawasan distribusi pupuk yang dinilainya masih kurang efektif.

“Pengawasan distribusi pupuk harus jelas, jangan sampai terjadi saling lempar tanggung jawab antara Dinas Pertanian dan Dinas Perdagangan dan Industri. Siapa yang seharusnya bertanggung jawab harus tegas,” ujar Saeful. Selasa, 19 November 2024

Menurutnya, ketidakjelasan ini berpotensi menjadi celah yang menyebabkan terjadinya penyelewengan di lapangan.

Saeful juga menyoroti keterbatasan anggaran yang dialokasikan untuk pengawasan distribusi pupuk bersubsidi di Jawa Barat, yang dianggapnya tidak memadai.

“Saya lihat alokasi anggaran untuk pengawasan distribusi pupuk hanya sekitar 80 juta rupiah, dan itu hanya cukup untuk empat kabupaten saja,” tuturnya.

“Tentu ini sangat kurang mengingat cakupan pengawasan harus mencakup seluruh Jawa Barat yang terdiri dari 27 kota dan kabupaten,” sambungnya.

Ia menambahkan bahwa lemahnya pengawasan ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar pupuk bersubsidi benar-benar sampai ke tangan petani yang berhak.

Dengan pengawasan yang lebih kuat dan alokasi anggaran yang memadai, diharapkan penyelewengan pupuk dapat diminimalkan sehingga hasil produksi pertanian di Jawa Barat dapat ditingkatkan.

Facebook Comments Box
Baca Juga:  Bewertungen Zu Vulkanvegas Lesen Sie Kundenbewertungen Zu Vulkanvegas Com
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Rubi Tour Buka Cabang, Ada Free Paspor 10 Pendaftar Pertama

26 Juli 2026 - 18:37 WIB

Opsus Jasa Raharja Dan Tim Pembina Samsat Kota Tasikmalaya Dorong Kepatuhan Perusahaan, Realisasi Pembayaran Langsung Di Lokasi

19 Juni 2026 - 20:28 WIB

Libatkan Komunitas Ojol, Korlantas Polri dan Jasa Raharja Dorong Peran Aktif Pengemudi dalam Menekan Risiko Kecelakaan

24 April 2026 - 08:56 WIB

Samsat Keliling Bekasi Hadir di Tengah Kemeriahan Pesta Rakyat Jatimulya

11 Oktober 2025 - 21:03 WIB

Jasa Raharja Samsat Jatinangor Bagikan Voucher Diskon Layanan Service Bengkel Motor Kepada Wajib Pajak  

7 Agustus 2025 - 23:02 WIB

Jasa Raharja Indramayu Gelar Forum Komunikasi Lalu Lintas untuk Turunkan Angka Kecelakaan

25 Juni 2025 - 20:31 WIB

Trending di Headline