Menu ✖

Mode Gelap
Jasa Raharja Bersama Mitra Kerja Terkait Lakukan Sosialisasi Layanan Samsat Tugas dan Fungsi Jasa Raharja di Kecamatan Astana Anyar Kota Bandung Operasi Gabungan Bulan Sadar Pajak oleh Tim Samsat Cimahi di Alun-Alun Kota Cimahi: Terjaring Lebih dari 250 Kendaraan Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung Barat Melakukan Kunjungan ke PT Lestari Mahaputra Buana Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung Barat Melakukan Kunjungan Ke PT Royal Abadi Sejahtera PT Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Barat Kembali Laksanakan Kegiatan Jasa Raharja mengajar bersama Universitas Indonesia Membangun (INABA)

Kesra WIB

Hampir Berusia 5 Abad, Indramayu Siap Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi


					Hampir Berusia 5 Abad, Indramayu Siap Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Perbesar

INDRAMAYU – Memasuki usia 499 tahun, Kabupaten Indramayu diminta fokus pada tiga hal, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), penguatan ekonomi masyarakat, serta perkuat konektivitas dan kolaborasi.

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menuturkan, dengan memperkuat tiga hal tersebut, Indramayu tidak saja menjadi bagian penting dari Jawa Barat, tetapi bisa menjadi motor pertumbuhan ekonomi, ketahanan pangan, dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Pantura Jabar.

“Saya yakin dengan potensi yang besar dan semangat masyarakatnya, Indramayu tidak hanya menjadi bagian penting bagi Jawa Barat tetapi jadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi, ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Pantura,” kata Erwan dalam rapat paripurna DPRD Indramayu dalam rangka Hari Jadi ke-499 Indramayu, Rabu (7/10/2026).

Saat ini, Indramayu masih menjadi kekuatan utama ketahanan pangan Jabar dan nasional dengan produksi padi mencapai 1,67 juta ton per tahun. Menurut Erwan, Indramayu juga memiliki potensi besar di bidang industri, energi, kelautan, perikanan, pariwisata hingga ekonomi kreatif.

“Pengembangan investasi strategis di kawasan Balongan juga menjadi peluang untuk memperkuat industri dan membuka lapangan kerja,” sebut Erwan.

Namun demikian, Indramayu memiliki tantangan yang cukup besar. Angka statistik menyebut IPM Indramayu pada tahun 2025 ada di angka 71,58. Sementara tingkat pengangguran terbuka tahun 2025 berada pada 6,47 persen dan tingkat kemiskinan masih di angka 11,02 persen.

Erwan mengatakan, pekerjaan rumah yang cukup besar itu hanya bisa diselesaikan dengan kolaborasi pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten Indramayu.

“Ini perkerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama, mari fokus selesaikan semua permasalahan di Indramayu ini dengan kolaborasi sehingga tingkat kemiskinan bisa menurun, indeks gini tidak terlalu jauh, IPM semakin meningkat, pengangguran menurun dan yang paling utama adalah bagaimana masyarakatnya semakin sejahtera.
“Kami, Pemprov Jabar siap mendukung,” tuturnya.

Baca Juga:  TPA Sarimukti Bakal Penuh Akhir 2026, Pemprov Jabar Siapkan Strategi Penanganan

Adapun rapat paripurna DPRD Indramayu dalam rangka Hari Jadi ke-499 berlangsung khidmat. Semua anggota DPRD kompak mengenakan pakaian adat khas Indramayu. Rapat diwarnai dengan pembacaan sejarah berdirinya Indramayu hampir 5 abad silam.

INDRAMAYU – Memasuki usia 499 tahun, Kabupaten Indramayu diminta fokus pada tiga hal, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), penguatan ekonomi masyarakat, serta perkuat konektivitas dan kolaborasi.

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menuturkan, dengan memperkuat tiga hal tersebut, Indramayu tidak saja menjadi bagian penting dari Jawa Barat, tetapi bisa menjadi motor pertumbuhan ekonomi, ketahanan pangan, dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Pantura Jabar.

“Saya yakin dengan potensi yang besar dan semangat masyarakatnya, Indramayu tidak hanya menjadi bagian penting bagi Jawa Barat tetapi jadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi, ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Pantura,” kata Erwan dalam rapat paripurna DPRD Indramayu dalam rangka Hari Jadi ke-499 Indramayu, Rabu (7/10/2026).

Saat ini, Indramayu masih menjadi kekuatan utama ketahanan pangan Jabar dan nasional dengan produksi padi mencapai 1,67 juta ton per tahun. Menurut Erwan, Indramayu juga memiliki potensi besar di bidang industri, energi, kelautan, perikanan, pariwisata hingga ekonomi kreatif.

“Pengembangan investasi strategis di kawasan Balongan juga menjadi peluang untuk memperkuat industri dan membuka lapangan kerja,” sebut Erwan.

Namun demikian, Indramayu memiliki tantangan yang cukup besar. Angka statistik menyebut IPM Indramayu pada tahun 2025 ada di angka 71,58. Sementara tingkat pengangguran terbuka tahun 2025 berada pada 6,47 persen dan tingkat kemiskinan masih di angka 11,02 persen.

Erwan mengatakan, pekerjaan rumah yang cukup besar itu hanya bisa diselesaikan dengan kolaborasi pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten Indramayu.

Baca Juga:  Herman Suryatman Dorong Gerakan Terpadu Penanganan Urusan Kesehatan di Jabar

“Ini perkerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama, mari fokus selesaikan semua permasalahan di Indramayu ini dengan kolaborasi sehingga tingkat kemiskinan bisa menurun, indeks gini tidak terlalu jauh, IPM semakin meningkat, pengangguran menurun dan yang paling utama adalah bagaimana masyarakatnya semakin sejahtera.
“Kami, Pemprov Jabar siap mendukung,” tuturnya.

Adapun rapat paripurna DPRD Indramayu dalam rangka Hari Jadi ke-499 berlangsung khidmat. Semua anggota DPRD kompak mengenakan pakaian adat khas Indramayu. Rapat diwarnai dengan pembacaan sejarah berdirinya Indramayu hampir 5 abad silam.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Herman Suryatman Dorong Gerakan Terpadu Penanganan Urusan Kesehatan di Jabar

26 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Wagub Jabar Dorong Neo Gen FA Cetak Talenta Baru untuk Persib dan Timnas

26 Oktober 2026 - 08:39 WIB

Sekda Herman : Pencak Silat Tradisional Mampu Perkuat Karakter Generasi Muda Jabar yang Istimewa

26 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Wagub Erwan Dorong Pekerja Migran Asal Jabar Lebih Berkualitas

26 Oktober 2026 - 08:32 WIB

86 Rumah Sakit Perkuat Perlindungan Kesehatan Masyarakat Jabar, Ini Daftarnya

26 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Alami Percaloan Saat Rekrutmen Kerja? Laporkan Lewat Aplikasi Sapawarga

26 Oktober 2026 - 08:22 WIB

Trending di Kesra