Menu

Mode Gelap
Jasa Raharja Bersama Mitra Kerja Terkait Lakukan Sosialisasi Layanan Samsat Tugas dan Fungsi Jasa Raharja di Kecamatan Astana Anyar Kota Bandung Operasi Gabungan Bulan Sadar Pajak oleh Tim Samsat Cimahi di Alun-Alun Kota Cimahi: Terjaring Lebih dari 250 Kendaraan Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung Barat Melakukan Kunjungan ke PT Lestari Mahaputra Buana Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung Barat Melakukan Kunjungan Ke PT Royal Abadi Sejahtera PT Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Barat Kembali Laksanakan Kegiatan Jasa Raharja mengajar bersama Universitas Indonesia Membangun (INABA)

Headline WIB

Jasa Raharja Paparkan Skema Terintegrasi pada Rapat Koordinasi Angkutan Lebaran 2026 Kementerian Perhubungan


					Jasa Raharja Paparkan Skema Terintegrasi pada Rapat Koordinasi Angkutan Lebaran 2026 Kementerian Perhubungan Perbesar

Jakarta, 25 Februari 2026 — Jasa Raharja hadiri Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026/1447 H yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan RI pada Selasa, 24 Februari 2026 di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta. Kehadiran Jasa Raharja dalam forum lintas sektor ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan sebagai BUMN untuk mendukung kesiapan sistem transportasi nasional serta memastikan perlindungan bagi masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran.

Rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi tersebut diikuti oleh kementerian dan lembaga terkait, TNI/Polri, pemerintah daerah, operator transportasi, serta jajaran pimpinan BUMN sektor transportasi dan infrastruktur. Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin hadir untuk memastikan kesiapan dukungan perlindungan dasar bagi masyarakat sejalan dengan kebijakan nasional di bidang pelayanan publik.

Dalam arahannya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menekankan pentingnya memastikan kesiapan teknis seluruh moda transportasi sebelum periode Angkutan Lebaran dimulai. “Saya ingin kita memperhatikan bersama aspek-aspek teknis dari moda transportasi yang akan digunakan. Kita pastikan tidak ada yang terlewat berkaitan dengan persiapan teknis, sehingga seluruh moda transportasi benar-benar berkeselamatan,” ujarnya.

Ia juga memberi masukan kepada para stakeholder terkait untuk mempersiapkan diri lebih baik lagi untuk Angkutan Lebaran 2026. Misalnya saja maskapai penerbangan diminta mengantisipasi lonjakan penumpang dengan menyiapkan penerbangan ekstra apabila diperlukan, mengingat tren pemesanan tiket yang sudah cukup ramai. Selain itu, kepada Pelindo, Dudy mengingatkan agar kemacetan pasca-Lebaran seperti yang terjadi pada Nataru 2025-2026 tidak kembali terulang, khususnya di pengelolaan area penampungan kendaraan.

“Kita ingin pelaksanaan Angkutan Lebaran berjalan tertib sesuai komitmen bersama. Koordinasi dan kepatuhan seluruh pihak menjadi faktor penting agar tidak terjadi gangguan yang berdampak pada kelancaran dan keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga:  Wamen BUMN dan Dirut Jasa Raharja: LRT Moda Transportasi yang Praktis Bagi Masyarakat

Sementara itu, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin dalam laporannya menyampaikan kesiapan perusahaan dilakukan secara terintegrasi, mulai dari pra-mudik, masa arus mudik, hingga arus balik Idulfitri 2026.

“Kami dari Jasa Raharja tahun ini melakukan kesiapan yang terintegrasi, baik menjelang arus mudik, saat arus mudik, maupun arus balik. Bersama Korlantas Polri dan stakeholder lainnya, kami telah melakukan survei jalur serta pemetaan titik rawan kecelakaan. Petugas Jasa raharja di 63 cabang dan 29 kantor wilayah juga ikut melakukan ramp check bersama Ditlantas di masing-masing Polda, dan kegiatan tersebut masih berlangsung hingga saat ini,” paparnya.

Dalam mendukung pengamanan Lebaran, Jasa Raharja juga akan mengoperasikan 25 pos pelayanan terpadu. Salah satu titik yang dipersiapkan adalah KM 81 yang akan difungsikan sebagai check point untuk pengecekan kesehatan dan layanan pendukung lainnya di luar rest area. Selain penguatan di lapangan, perusahaan juga mengoptimalkan kolaborasi dengan rumah sakit guna memastikan proses penjaminan korban kecelakaan berjalan cepat dan tepat.

“Tahun ini kami mengoptimalkan proses zero pending claim, sehingga masyarakat yang menjadi korban kecelakaan dapat kami layani dengan sebaik-baiknya dan seefektif mungkin. Ini bagian dari komitmen kami dalam memberikan asuransi kecelakaan secara cepat dan transparan,” tambahnya.

Sebagai bagian dari ekosistem BUMN yang mendukung transformasi layanan di bawah koordinasi Danantara Indonesia, Jasa Raharja terus memperkuat digitalisasi sistem santunan, integrasi data dengan kepolisian dan rumah sakit, serta peningkatan standar pelayanan publik. Seluruh langkah ini dilakukan untuk memastikan negara hadir dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat.

Melalui partisipasi dalam rakor ini, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan prima dengan prinsip melayani sepenuh hati, sekaligus mendukung terwujudnya keselamatan berkendara selama Angkutan Lebaran 2026 berlangsung.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tim Pembina Samsat Kota dan Kabupaten Sukabumi Gelar Samsat Night dan Samsat Sangkuriang, Permudah Layanan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor

18 April 2026 - 11:42 WIB

Gebyar Apresiasi Kepatuhan Wajib Pajak, Dorong Kesadaran Masyarakat Bayar Pajak Tepat Waktu

17 April 2026 - 11:44 WIB

Jasa Raharja Jawa Barat Lakukan Survey Ahli Waris Korban Laka Lantas di Nagreg

17 April 2026 - 07:34 WIB

Audiensi Kepala CabangJasa Raharja Bekasi Dengan Walikota Bekasi Berdiskusi Optimalisasi Implementasi UU HKPD & Strategi Preventif Kecelakaan Lalu Lintas

16 April 2026 - 11:29 WIB

Sinergitas Jasa Raharja Dalam Kegiatan FKLL Bersama Stakeholder Pilar Keselamatan Lalu Lintas

16 April 2026 - 11:15 WIB

Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat, Pelatihan Pertolongan Gawat Darurat Digelar di Desa Wadas

16 April 2026 - 08:47 WIB

Trending di Headline