Karawang – PT Jasa Raharja terus berkomitmen dalam mendukung peningkatan keselamatan transportasi melalui berbagai upaya edukatif. Salah satunya diwujudkan dengan pelaksanaan kegiatan edukasi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) di lingkungan PO Fajar pada Kamis, 15 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan darurat serta membekali pengemudi dan kru armada dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menangani kondisi kegawatdaruratan di perjalanan.
Edukasi PPGD tersebut ditujukan kepada para pengemudi dan kru angkutan umum yang memiliki peran strategis sebagai pihak pertama yang berada di lokasi kejadian apabila terjadi kecelakaan lalu lintas. Dengan bekal pengetahuan yang memadai, diharapkan mereka mampu melakukan tindakan awal secara cepat, tepat, dan aman sebelum korban mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Kegiatan ini disampaikan oleh Kahya Ashad Aulia, selaku Penanggung Jawab Bidang Asuransi Jasa Raharja Karawang. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa pengemudi dan kru armada angkutan umum tidak hanya berperan sebagai pelaku transportasi, tetapi juga sebagai penolong pertama yang dapat menentukan keselamatan korban pada menit-menit awal setelah kejadian.
Melalui kegiatan edukasi ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai langkah-langkah awal penanganan korban kecelakaan, mulai dari pengecekan kesadaran, pengamanan lokasi kejadian, penanganan perdarahan, hingga tindakan dasar lainnya yang dapat dilakukan sebelum tenaga medis tiba. Materi tersebut disampaikan secara aplikatif agar mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam situasi darurat di lapangan.
Jasa Raharja menegaskan bahwa upaya peningkatan keselamatan lalu lintas tidak hanya dilakukan melalui pemberian perlindungan dasar kepada masyarakat, tetapi juga melalui langkah-langkah preventif dan edukatif yang berkelanjutan. Sinergi dengan PO Fajar ini menjadi bagian dari strategi Jasa Raharja dalam membangun budaya keselamatan dan kesiapsiagaan di sektor angkutan umum.
Ke depan, Jasa Raharja akan terus melaksanakan kegiatan edukasi keselamatan bersama para mitra transportasi sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mewujudkan sistem transportasi yang aman, selamat, dan berkeselamatan bagi seluruh lapisan masyarakat.





