Banjar, 10 September 2026 — Dalam rangka memperkuat sinergi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan pendapatan serta kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraan bermotor, PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya bersama jajaran terkait melaksanakan Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Pendapatan Triwulan III dan Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU). Kegiatan yang dilaksanakan di Kopi Biji Banjar tersebut juga dirangkaikan dengan penyampaian TR terkait titik-titik rawan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Kota Banjar.
Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Kepala PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Wahyu Pria Wibowo, SE., CPS, bersama H. Deni Handoyo, S.Sos., MM, serta Kasatlantas Polresta Banjar AKP Priyo Sumbodo, SE., beserta jajaran masing-masing. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi lintas instansi, mengevaluasi capaian pendapatan sampai dengan Triwulan III, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis dalam menghadapi berbagai tantangan yang masih ditemukan di lapangan.
Dalam pembahasan Analisa dan Evaluasi Pendapatan Triwulan III, masing-masing jajaran menyampaikan perkembangan capaian, kendala, serta potensi yang masih dapat dioptimalkan. Evaluasi dilakukan sebagai upaya memastikan strategi peningkatan pendapatan dapat berjalan secara terarah dan efektif, khususnya melalui penguatan kolaborasi antara Jasa Raharja, Kepolisian, serta stakeholder terkait dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).
Salah satu agenda utama dalam rapat tersebut adalah pembahasan mengenai Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU). Data dan kondisi KTMDU menjadi perhatian bersama karena masih terdapat kendaraan yang belum memenuhi kewajiban administrasi maupun pembayaran pajak. Melalui kegiatan Anev, Jasa Raharja bersama Tim Pembina Samsat berupaya melakukan pemetaan terhadap potensi KTMDU serta menyusun langkah tindak lanjut yang lebih efektif, baik melalui penelusuran, pendekatan persuasif, maupun optimalisasi koordinasi dengan pihak-pihak terkait.
Kepala PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Wahyu Pria Wibowo, SE., CPS, menyampaikan bahwa evaluasi secara berkala sangat penting untuk memastikan berbagai program yang telah dilaksanakan memberikan hasil yang optimal. Menurutnya, peningkatan kepatuhan masyarakat membutuhkan strategi yang konsisten serta dukungan dan sinergi dari seluruh stakeholder.
“Anev ini menjadi momentum bagi kita untuk melihat kembali capaian yang telah diperoleh sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperbaiki. Khusus terkait KTMDU, diperlukan sinergi dan tindak lanjut yang konsisten agar potensi kendaraan yang belum melakukan daftar ulang dapat terus ditelusuri dan didorong untuk memenuhi kewajibannya,” ujar Wahyu.
Selain membahas aspek pendapatan dan KTMDU, kegiatan tersebut juga menjadi sarana penyampaian TR mengenai titik-titik rawan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Kota Banjar. Informasi mengenai lokasi rawan kecelakaan menjadi bagian penting dalam mendukung upaya preventif dan meningkatkan kewaspadaan seluruh pihak terhadap potensi risiko kecelakaan.
Penyampaian TR tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara Jasa Raharja dan jajaran Kepolisian, khususnya dalam melakukan pemantauan terhadap lokasi yang memiliki tingkat kerawanan kecelakaan. Dengan tersedianya informasi yang lebih terarah, berbagai langkah preventif seperti patroli, pemantauan kondisi lalu lintas, edukasi kepada masyarakat, serta upaya peningkatan keselamatan dapat dilakukan secara lebih optimal.
Kasatlantas Polresta Banjar AKP Priyo Sumbodo, SE., bersama jajaran turut memberikan dukungan terhadap upaya penguatan koordinasi tersebut. Kolaborasi antara Jasa Raharja dan Kepolisian dinilai penting karena aspek pendapatan dan keselamatan lalu lintas memiliki keterkaitan erat dengan kepatuhan masyarakat. Semakin tertib masyarakat dalam administrasi kendaraan dan berlalu lintas, diharapkan semakin baik pula upaya bersama dalam menciptakan ekosistem transportasi yang aman dan berkeselamatan.
Sementara itu, kehadiran H. Deni Handoyo, S.Sos., MM, beserta jajaran dalam kegiatan tersebut semakin memperkuat komitmen bersama dalam melakukan evaluasi dan menyusun langkah strategis untuk meningkatkan capaian pendapatan. Forum Anev diharapkan tidak berhenti pada evaluasi, tetapi dilanjutkan dengan aksi nyata melalui pemanfaatan data, penguatan koordinasi, serta monitoring secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan Kepolisian dan stakeholder terkait, baik dalam optimalisasi pendapatan maupun dalam mendukung program keselamatan lalu lintas. Evaluasi KTMDU, peningkatan kepatuhan PKB dan SWDKLLJ, serta pemetaan titik rawan kecelakaan akan terus menjadi perhatian dalam rangka memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi, evaluasi, dan aksi nyata, Jasa Raharja bersama Tim Pembina Samsat dan jajaran Kepolisian berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang optimal sekaligus mendorong terciptanya masyarakat yang taat pajak, tertib administrasi, dan semakin peduli terhadap keselamatan berlalu lintas.





