Menu ✖

Mode Gelap
Jasa Raharja Bersama Mitra Kerja Terkait Lakukan Sosialisasi Layanan Samsat Tugas dan Fungsi Jasa Raharja di Kecamatan Astana Anyar Kota Bandung Operasi Gabungan Bulan Sadar Pajak oleh Tim Samsat Cimahi di Alun-Alun Kota Cimahi: Terjaring Lebih dari 250 Kendaraan Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung Barat Melakukan Kunjungan ke PT Lestari Mahaputra Buana Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung Barat Melakukan Kunjungan Ke PT Royal Abadi Sejahtera PT Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Barat Kembali Laksanakan Kegiatan Jasa Raharja mengajar bersama Universitas Indonesia Membangun (INABA)

Headline WIB

Muhammad Awaluddin: Ekosistem Terintegrasi Kunci Jasa Raharja Hadirkan Pelayanan Maksimal Kepada masyarakat


					Muhammad Awaluddin: Ekosistem Terintegrasi Kunci Jasa Raharja Hadirkan Pelayanan Maksimal Kepada masyarakat Perbesar

YOGYAKARTA – Di tengah transformasi digital industri asuransi, pemanfaatan data dan kolaborasi lintas institusi menjadi fondasi penting dalam membangun sistem perlindungan publik yang lebih responsif, efisien, dan berkelanjutan. Pandangan tersebut disampaikan Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero), Muhammad Awaluddin, saat menjadi salah satu pembicara utama dalam The Forum 2026 yang diselenggarakan Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia (AAMAI) di Yogyakarta, Kamis (6/8/2026).

Dalam forum bertema The Role of Insurance Ecosystems: Connecting with Customers in New Ways itu, ia memaparkan bagaimana Jasa Raharja membangun ekosistem perlindungan yang terintegrasi. Inosiatif itu menjadi model layanan yang menempatkan masyarakat sebagai pusat dari setiap proses perbaikan (center of improvement).

Pada sesi panel Embedded Insurance & Ecosystem Partnerships: From Product to Experience, Awaluddin menjelaskan bahwa perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas merupakan wujud nyata kehadiran negara. Sehingga harus mampu memberikan akses layanan kesehatan dan penanganan secara cepat, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Customer harus menjadi center of improvement. Setiap integrasi sistem, setiap inovasi digital, dan setiap penyederhanaan proses harus bermuara pada satu tujuan, yaitu menghadirkan pengalaman layanan yang lebih baik bagi masyarakat. Data membantu kami memahami kebutuhan pelanggan secara lebih utuh, sehingga perbaikan layanan dapat dilakukan secara berkelanjutan,” paparnya.

Ia menjelaskan bahwa transformasi layanan Jasa Raharja selama beberapa tahun terakhir dibangun di atas fondasi integrasi data secara real-time. Melalui kolaborasi dengan Korlantas Polri, pemerintah daerah, rumah sakit, dan berbagai institusi lainnya. Proses penjaminan biaya perawatan hingga pembayaran santunan pun dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan minim hambatan administratif.

Menurut Awaluddin, data bukan lagi sekadar instrumen pendukung operasional, melainkan menjadi dasar utama dalam pengambilan keputusan, perbaikan proses, serta pengembangan layanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:  JR Indramayu Tingkatkan Kepatuhan KBU di Wilayah Samsat Haurgeulis

“Konsep tersebut sejalan dengan arah transformasi industri perasuransian global yang semakin mengedepankan pendekatan berbasis ekosistem. Di mana perlindungan tidak lagi berdiri sebagai produk yang terpisah, tetapi menjadi bagian dari pengalaman layanan publik yang terintegrasi,” jelas Awaluddin.

Dalam paparannya, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas institusi sebagai fondasi pembangunan insurance ecosystem di Indonesia. Integrasi data, interoperabilitas sistem, serta penyelarasan proses bisnis antar-lembaga menjadi faktor kunci dalam menciptakan perlindungan yang cepat, tepat, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Forum AAMAI 2026 mempertemukan regulator, pelaku industri, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas arah transformasi industri perasuransian Indonesia di era digital. Termasuk pengembangan embedded insurance, open insurance, pemanfaatan real-time data, dan peningkatan pengalaman pelanggan melalui kolaborasi ekosistem.

Partisipasi Jasa Raharja dalam forum tersebut menjadi salah satu wujud komitmen perusahaan untuk terus memperkuat perlindungan dasar bagi masyarakat melalui inovasi layanan, transformasi digital, dan sinergi lintas institusi. Sehingga, kehadiran negara dapat dirasakan secara nyata oleh setiap korban kecelakaan lalu lintas di seluruh Indonesia.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Herman Suryatman: Sekretariat DPRD Harus Jadi Penghubung Strategis, Bukan Sekadar Pengelola Administrasi

26 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Tunggu Evaluasi Kemendagri, Pemprov Jabar Belum Ambil Keputusan Terkait Pinjaman Daerah

26 Oktober 2026 - 08:05 WIB

Puluhan Rumah Sakit Sepakat Kerja Sama untuk Perkuat Perlindungan Kesehatan Masyarakat

26 Oktober 2026 - 08:02 WIB

KDM dan Kemhan Bahas Pengelolaan BIJB Kertajati Jadi Pusat Industri Strategis Pertahanan

26 Oktober 2026 - 07:43 WIB

KDM: “Jadilah Pers yang Menjunjung Tinggi Independensi dan Berpihak pada Fakta”

26 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penghentian Pembangunan Pusat Data AI Bukti Pemprov Jabar Konsisten Tegakkan Aturan

26 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Trending di Ekonomi