Tasikmalaya – PT Jasa Raharja Kantor Cabang Tasikmalaya menginisiasi pelaksanaan Rapat Tim Pembina Samsat wilayah kerja Kantor Cabang Tasikmalaya pada Rabu, 11/02/2026 bertempat di Aula Kantor P3D Wilayah Kota Tasikmalaya. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Pembina Samsat yang terdiri dari seluruh Kepala P3D di Wilayah Kerja Kantor Cabang Tasikmalaya, Kepolisian, dan PT Jasa Raharja, sebagai bentuk penguatan koordinasi dan sinergi dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan SWDKLLJ.
Rapat strategis ini membahas berbagai agenda penting yang berfokus pada transformasi, inovasi, serta penguatan aspek penegakan hukum dan edukasi kepada masyarakat.
Transformasi Bidang Pendapatan PT Jasa Raharja
Dalam forum tersebut, PT Jasa Raharja memaparkan Transformasi Bidang Pendapatan yang saat ini terus dikembangkan guna meningkatkan efektivitas pengutipan SWDKLLJ. Transformasi ini mencakup perubahan paradigma “Given” menjadi “Activity Working On” dalam Upaya merealisasi penerimaan Sumbangan Wajib, selalu berupaya untuk menanamkan “Growth Mindset” dalam berinovasi untuk Upaya peningkatan Tingkat kepatuhan pembayaran PKB & SW, penguatan sistem digital, optimalisasi validitas data kendaraan, serta peningkatan kolaborasi lintas instansi untuk memastikan penerimaan berjalan transparan dan akuntabel.
Kepala PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Wahyu Pria Wibowo, SE menyampaikan bahwa transformasi ini bertujuan untuk menciptakan sistem yang adaptif, berbasis data, dan berorientasi pada pelayanan publik yang lebih prima.
Inovasi Kesamsatan dan Fokus Pelunasan PKB
Agenda berikutnya membahas inovasi kesamsatan yang diarahkan untuk mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajibannya, baik melalui optimalisasi layanan Samsat Digital, Samsat Keliling, program jemput bola, maupun pengembangan kerja sama dengan berbagai pihak.
Tim Pembina Samsat juga menegaskan bahwa pelunasan PKB menjadi persyaratan utama dalam berbagai proses administrasi kendaraan bermotor. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kepatuhan serta mendorong kesadaran masyarakat bahwa pembayaran pajak kendaraan merupakan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Fokus Penegakan Hukum dan Implementasi UU Nomor 22 Tahun 2009
Dalam upaya meningkatkan disiplin masyarakat, rapat juga menekankan pentingnya penegakan hukum melalui implementasi ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Sinergi dengan Kepolisian akan terus diperkuat melalui pelaksanaan operasi gabungan kepatuhan pajak serta penegakan hukum terhadap kendaraan yang tidak memenuhi kewajiban administrasi. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan efek preventif sekaligus edukatif kepada masyarakat.
Analisa dan Evaluasi Pembatalan Notice Pajak
Tim Pembina Samsat turut melakukan analisa dan evaluasi terhadap pembatalan notice pajak guna memastikan proses administrasi berjalan sesuai ketentuan dan meminimalisir potensi penyalahgunaan. Evaluasi ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan akurasi dan akuntabilitas pelayanan.
Analisa Keterisian dan Validitas Data
Keterisian data kendaraan bermotor yang valid dan akurat menjadi perhatian utama dalam rapat ini. Data yang lengkap dan terintegrasi sangat penting untuk mendukung efektivitas penagihan, meminimalisir duplikasi, serta mempercepat proses pelayanan dan perlindungan kepada korban kecelakaan lalu lintas.
Kolaborasi dengan Mercant dan Perluasan Kanal Pembayaran
Sebagai bagian dari inovasi pelayanan, PT Jasa Raharja bersama Tim Pembina Samsat mendorong kolaborasi dengan berbagai mercant dan mitra pembayaran guna memperluas kanal pembayaran PKB dan SWDKLLJ. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi masyarakat serta meningkatkan tingkat kepatuhan.
Edukasi Kendaraan Terlibat Laka
Rapat juga membahas pentingnya edukasi kepada pemilik kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas agar segera memenuhi kewajiban administrasi kendaraan, termasuk pembayaran PKB dan SWDKLLJ. Edukasi ini bertujuan untuk memastikan perlindungan Jasa Raharja dapat diberikan secara optimal sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya menegaskan bahwa sinergi Tim Pembina Samsat merupakan fondasi utama dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Melalui rapat ini, kami berkomitmen memperkuat transformasi dan kolaborasi lintas instansi untuk meningkatkan kepatuhan pajak kendaraan bermotor serta memastikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas dapat terlaksana secara cepat dan tepat,” ungkapnya.
Wilayah kerja Kantor Cabang Tasikmalaya meliputi Kota/Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Garut, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, dan Kabupaten Pangandaran. Dengan adanya langkah strategis yang dirumuskan dalam rapat ini, diharapkan capaian penerimaan PKB dan SWDKLLJ dapat terus meningkat serta memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah dan keselamatan masyarakat.





