Bekasi – Dalam rangka memperkuat koordinasi lintas instansi sekaligus meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), PT Jasa Raharja Cabang Bekasi turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Panah Pasopati (Penelusuran Penunggak Pajak, Sopan, Akurat, dan Simpati) yang dilaksanakan pada Kamis, 15 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh petugas Jasa Raharja melalui Hidayatullah selaku petugas Samsat Outlet Ahmad Yani.
Panah Pasopati merupakan inovasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang memanfaatkan teknologi digital untuk mempercepat penelusuran wajib pajak kendaraan bermotor yang menunggak. Melalui aplikasi ini, petugas Bapenda dapat melakukan pemindaian nomor polisi kendaraan yang melintas maupun terparkir, dengan hasil status pajak kendaraan yang dapat diketahui hanya dalam hitungan detik.
Hidayatullah menjelaskan bahwa apabila sistem mendeteksi adanya tunggakan pajak, petugas akan langsung memberikan pemberitahuan kepada pemilik kendaraan. Pemberitahuan tersebut disampaikan secara persuasif melalui pemasangan kertas informasi maupun media penanda lainnya yang mudah terlihat sebagai bentuk peringatan adanya kewajiban pajak yang belum dipenuhi.
Keterlibatan PT Jasa Raharja dalam kegiatan Panah Pasopati tidak hanya bersifat administratif, melainkan sebagai wujud nyata sinergi operasional dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat Bekasi. “Kami mendukung penuh inisiatif Panah Pasopati ini. Kehadiran Jasa Raharja bertujuan memberikan kepastian jaminan perlindungan bagi korban kecelakaan lalu lintas sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya membayar pajak kendaraan dan SWDKLLJ tepat waktu,” ujar Hidayatullah.
Melalui kegiatan Panah Pasopati, diharapkan kesadaran masyarakat Kota Bekasi terhadap kewajiban pengesahan STNK dan pembayaran pajak kendaraan bermotor dapat meningkat secara signifikan. Kepatuhan tersebut akan berdampak langsung pada optimalisasi dana pertanggungan yang dikelola Jasa Raharja, sehingga dapat disalurkan kembali secara tepat dan cepat kepada masyarakat yang mengalami musibah kecelakaan lalu lintas.
Sinergi antara Jasa Raharja dan Pemerintah Daerah ini menjadi bukti bahwa kolaborasi yang kuat merupakan kunci utama dalam menciptakan ekosistem transportasi yang tertib, patuh, dan terlindungi. Langkah strategis tersebut tidak hanya berkontribusi terhadap optimalisasi pendapatan daerah, tetapi juga memperkuat perlindungan dan keselamatan masyarakat pengguna jalan di wilayah Bekasi.





