Menu

Mode Gelap
Jasa Raharja Bersama Mitra Kerja Terkait Lakukan Sosialisasi Layanan Samsat Tugas dan Fungsi Jasa Raharja di Kecamatan Astana Anyar Kota Bandung Operasi Gabungan Bulan Sadar Pajak oleh Tim Samsat Cimahi di Alun-Alun Kota Cimahi: Terjaring Lebih dari 250 Kendaraan Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung Barat Melakukan Kunjungan ke PT Lestari Mahaputra Buana Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung Barat Melakukan Kunjungan Ke PT Royal Abadi Sejahtera PT Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Barat Kembali Laksanakan Kegiatan Jasa Raharja mengajar bersama Universitas Indonesia Membangun (INABA)

Kesra WIB

Cetak Lulusan Siap Kerja, 32 SMK Jabar Gandeng 64 Perusahaan Lintas Sektor


					Cetak Lulusan Siap Kerja, 32 SMK Jabar Gandeng 64 Perusahaan Lintas Sektor Perbesar

KABUPATEN BEKASI – Sebanyak 32 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di Jawa Barat menandatangani perjanjian kerja sama dengan 64 perusahaan dari berbagai sektor industri.

Penandatanganan yang difasilitasi oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat ini berlangsung di SMKN 1 Setu, Kabupaten Bekasi, Selasa (1/9/2026).

Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat keselarasan antara sistem pembelajaran vokasi dengan kebutuhan nyata dunia kerja atau dunia usaha dan dunia industri (Dudika).

Adapun ruang lingkup kerja sama mencakup sejumlah bidang keahlian, meliputi bisnis dan manajemen, pariwisata, teknologi manufaktur dan rekayasa, teknologi informasi, seni dan ekonomi kreatif, hingga otomotif.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Purwanto, menegaskan bahwa kolaborasi adalah kunci utama dalam mengatasi keterbatasan sumber daya di sekolah.

Menurutnya, perusahaan mitra dapat berfungsi sebagai laboratorium kehidupan (living lab) yang memberikan pengalaman praktis secara langsung kepada para peserta didik.

“Keterbatasan sekolah itu hanya bisa diatasi dengan kolaborasi. Saya berterima kasih kepada perusahaan-perusahaan yang bersedia menjadi living lab bagi anak-anak kita,” ujar Purwanto.

Lebih lanjut, ia mendorong para kepala sekolah agar terus proaktif membangun kemitraan strategis dengan perusahaan, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta komunitas di lingkungan sekitarnya.

Kolaborasi ini juga diharapkan dapat menghadirkan praktisi industri langsung ke sekolah guna memperkuat kompetensi siswa.

Dalam kesempatan yang sama, acara ini turut dirangkaikan dengan penyerahan hibah mesin dan peralatan praktik dari Kementerian Perindustrian RI melalui Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE).

Bantuan yang diserahkan berupa mesin bubut (general lathe) yang didatangkan dari Korea Selatan.

Terkait kelengkapan alat, Kadisdik Jabar menilai ketersediaan fasilitas praktik yang sesuai dengan standar industri sangat krusial dalam pendidikan vokasi. Melalui peralatan yang memadai, siswa akan lebih terbiasa dengan ritme dan standar operasional yang digunakan di dunia kerja yang sesungguhnya.

Baca Juga:  Jasa Raharja Jawa Barat Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Terminal Tipe A Leuwi Panjang

Selain peningkatan kompetensi teknis, Purwanto juga menekankan pentingnya pembentukan karakter dan budaya kerja sejak di bangku sekolah, seperti kebersihan dan kedisiplinan.

“Perusahaan membutuhkan orang-orang yang disiplin dan tanggung jawab,” pungkasnya.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pemprov Jabar Kirim 100 Orang Kafilah untuk Ikuti MTQ Nasional XXXI 2026

21 September 2026 - 11:42 WIB

Melalui Program Poe Ibu, ASN Jabar Sukses Renovasi 18 Rumah Tidak Layak Huni

21 September 2026 - 11:32 WIB

Pemprov Jabar Salurkan 1.500 Kilogram Beras, Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran

21 September 2026 - 08:56 WIB

SADA JABAR, Aplikasi Baru Permudah Program Pemprov Jabar Lebih Tepat Sasaran

21 September 2026 - 08:46 WIB

Pemprov Jabar Targetkan Nol Anak Tidak Sekolah pada 2029

21 September 2026 - 08:19 WIB

Kader Posyandu di Sumedang Terima Insentif dari Bupati

22 Maret 2025 - 19:18 WIB

Trending di Kesra