Menu ✖

Mode Gelap
Jasa Raharja Bersama Mitra Kerja Terkait Lakukan Sosialisasi Layanan Samsat Tugas dan Fungsi Jasa Raharja di Kecamatan Astana Anyar Kota Bandung Operasi Gabungan Bulan Sadar Pajak oleh Tim Samsat Cimahi di Alun-Alun Kota Cimahi: Terjaring Lebih dari 250 Kendaraan Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung Barat Melakukan Kunjungan ke PT Lestari Mahaputra Buana Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung Barat Melakukan Kunjungan Ke PT Royal Abadi Sejahtera PT Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Barat Kembali Laksanakan Kegiatan Jasa Raharja mengajar bersama Universitas Indonesia Membangun (INABA)

Headline WIB

Inovasi Layanan Kesehatan Ibu dan perempuan di Indonesia Dari RS Maranatha


					Inovasi Layanan Kesehatan Ibu dan perempuan di Indonesia Dari RS Maranatha Perbesar

Bandung – Rumah Sakit (RS) Maranatha terus memperkuat perannya sebagai rumah sakit pendidikan dalam mendukung penyelenggaraan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha (FK Maranatha).

Kehadiran program ini diharapkan tidak hanya menghasilkan dokter spesialis yang kompeten, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan ibu dan perempuan di Indonesia.

Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama RS Maranatha, Dr. dr. Hendra Subroto, Sp.PK, mengatakan RS Maranatha memiliki peran strategis dalam mendukung proses pendidikan klinis peserta PPDS melalui penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan yang terintegrasi dengan kegiatan akademik.

Menurutnya, sebagai rumah sakit pendidikan, RS Maranatha menjalankan dua fungsi yang saling memperkuat, yakni memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat sekaligus menyediakan wahana pembelajaran klinis yang memenuhi standar bagi calon dokter spesialis.

Untuk mendukung peran tersebut, RS Maranatha terus mengembangkan berbagai fasilitas pelayanan, antara lain melalui pembaruan poliklinik, peningkatan sarana penunjang, serta penguatan kualitas layanan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pelayanan dan pembelajaran klinis yang modern, berkualitas, dan nyaman bagi pasien.

“Pengembangan infrastruktur ini dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal, sekaligus menyediakan fasilitas pembelajaran klinis yang memenuhi standar bagi peserta PPDS,” ujar Hendra di Bandung, Jumat (17/7/2026).

Sinergi antara RS Maranatha dan Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui integrasi pelayanan kesehatan dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Fakultas Kedokteran berperan dalam penyusunan kurikulum, penyelenggaraan proses akademik, serta penjaminan mutu pendidikan. Sementara itu, RS Maranatha menyediakan lingkungan klinis, fasilitas pelayanan kesehatan, serta tenaga pendidik yang membimbing peserta PPDS dalam menjalani proses pendidikan dan praktik klinis sehari-hari.

Melalui kolaborasi tersebut, peserta didik memperoleh pengalaman langsung dalam menangani berbagai kasus obstetri dan ginekologi di bawah supervisi tenaga medis yang kompeten. Proses ini diharapkan mampu membangun kompetensi klinis dan akademik sekaligus memperkuat profesionalisme, integritas, serta etika kedokteran.

Baca Juga:  Dorong Kepatuhan Masyarakat, Jasa Raharja Bandung dan Samsat Padjajaran Gelar Pemeriksaan PKB dan SWDKLLJ

Keberadaan PPDS Obstetri dan Ginekologi juga diharapkan memberikan dampak yang lebih luas terhadap sistem pelayanan kesehatan, khususnya di Jawa Barat dan berbagai daerah yang masih menghadapi keterbatasan dokter spesialis. Program ini diharapkan dapat memperkuat ketersediaan dokter spesialis obstetri dan ginekologi, meningkatkan kualitas layanan rujukan, memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan reproduksi, serta mendukung upaya pemerintah dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

Selain melalui pendidikan dan pelayanan, program ini juga diarahkan untuk mendorong lahirnya penelitian yang berorientasi pada permasalahan nyata dalam kesehatan ibu dan perempuan. Hasil penelitian tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan inovasi dan peningkatan mutu pelayanan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Secara strategis, RS Maranatha menargetkan PPDS Obstetri dan Ginekologi berkembang menjadi program pendidikan yang menghasilkan lulusan dengan kompetensi klinis dan akademik yang unggul serta menjunjung tinggi etika profesi.

Program ini juga diarahkan untuk memenuhi standar mutu dan mencapai akreditasi yang baik, sekaligus berkembang menjadi pusat kolaborasi pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan ibu dan perempuan. Dalam jangka panjang, penguatan program tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penurunan angka kesakitan dan kematian ibu maupun bayi melalui peningkatan kualitas dan akses terhadap pelayanan obstetri dan ginekologi.

Hendra menegaskan bahwa tujuan penyelenggaraan PPDS bukan semata-mata mencetak dokter spesialis, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat melalui peningkatan mutu pelayanan kesehatan.

“PPDS Obstetri dan Ginekologi di RS Maranatha hadir bukan hanya untuk mendidik dokter spesialis yang kompeten, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan perempuan. Kami ingin pendidikan, pelayanan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat berjalan secara terpadu sehingga memberikan dampak nyata bagi dunia kesehatan,” kata Hendra.

Baca Juga:  Transformasi UMKM Lewat Rumah BUMN Bandung: Perjalanan Strategis Cikopi Mang Eko Menuju Kurasi BRIncubator

Komitmen penguatan pendidikan spesialis tersebut juga diarahkan untuk menjawab tantangan yang lebih luas dalam sistem kesehatan nasional, terutama belum meratanya ketersediaan dokter spesialis obstetri dan ginekologi di berbagai daerah di Indonesia.

Ketua Program Studi PPDS Obstetri dan Ginekologi FK Maranatha, Dr. dr. Aloysius Suryawan, Sp.OG., Subsp.FM., mengatakan pemerataan pelayanan kesehatan menjadi salah satu fokus program melalui pendidikan dokter spesialis yang siap berkontribusi di daerah-daerah yang masih kekurangan tenaga SpOG.

“Program unggulan kami adalah membantu pemerintah mencetak dokter spesialis obstetri dan ginekologi yang diprioritaskan untuk daerah-daerah yang masih kekurangan SpOG,” ujar Aloysius.

Ia menjelaskan, PPDS Obstetri dan Ginekologi FK Maranatha telah menerima peserta tugas belajar dari sejumlah daerah yang masih menghadapi keterbatasan tenaga dokter spesialis, di antaranya Maluku Utara dan wilayah di Kalimantan Tengah.

Menurutnya, keberpihakan terhadap kebutuhan daerah tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pemerataan pelayanan kesehatan di Indonesia. Dengan memberikan kesempatan pendidikan kepada dokter yang berasal dari daerah yang membutuhkan, program PPDS diharapkan dapat ikut memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan di daerah setelah para peserta menyelesaikan pendidikan spesialisnya.

Selain memberikan perhatian terhadap kebutuhan dokter spesialis di berbagai daerah, PPDS Obstetri dan Ginekologi FK Maranatha juga membuka kesempatan bagi calon peserta yang memiliki motivasi tinggi untuk berkembang secara akademik, meningkatkan kompetensi klinis, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami mengutamakan pelayanan, kualitas akademik, dan integritas sebagai seorang dokter sekaligus pendidik,” kata Aloysius.

Melalui sinergi antara rumah sakit pendidikan dan fakultas kedokteran, PPDS Obstetri dan Ginekologi FK Maranatha diharapkan tidak hanya menghasilkan dokter spesialis yang kompeten, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem kesehatan nasional. Dengan mengintegrasikan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pelayanan kesehatan, program ini diarahkan untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi peningkatan kualitas serta pemerataan pelayanan kesehatan ibu dan perempuan di Indonesia.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Upaya Peningkatan Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) di Polresta Cirebon dan Polres Cirebon Kota

28 September 2026 - 15:24 WIB

Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMK Isda Kec Babakan Kab Cirebon

27 September 2026 - 13:43 WIB

Tingkatkan Kesiapsiagaan, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Bersama PSC 119 Di Kota Cirebon

27 September 2026 - 11:32 WIB

Tingkatkan Keselamatan dan Kepatuhan, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Melaksanakan Kegiatan Pemeriksaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Polsek Talun Kab Cirebon

27 September 2026 - 11:28 WIB

Tingkatkan Kompetensi dan Keselamatan, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Diklat Pengemudi Angkutan Umum Penumpang dan Barang Tahun 2026

27 September 2026 - 11:26 WIB

Melayani Sepenuh Hati, Hari Minggu Samsat Soekarno Hatta Hadir Lebih Dekat

27 September 2026 - 11:22 WIB

Trending di Headline