Menu

Mode Gelap
Jasa Raharja Bersama Mitra Kerja Terkait Lakukan Sosialisasi Layanan Samsat Tugas dan Fungsi Jasa Raharja di Kecamatan Astana Anyar Kota Bandung Operasi Gabungan Bulan Sadar Pajak oleh Tim Samsat Cimahi di Alun-Alun Kota Cimahi: Terjaring Lebih dari 250 Kendaraan Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung Barat Melakukan Kunjungan ke PT Lestari Mahaputra Buana Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung Barat Melakukan Kunjungan Ke PT Royal Abadi Sejahtera PT Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Barat Kembali Laksanakan Kegiatan Jasa Raharja mengajar bersama Universitas Indonesia Membangun (INABA)

Ekonomi WIB

Pemda Provinsi Jabar Fasilitasi Pelunasan Kredit Petani Milenial Tanaman Hias ke bank BJB


					Pemda Provinsi Jabar Fasilitasi Pelunasan Kredit Petani Milenial Tanaman Hias ke bank BJB Perbesar

BANDUNG — Pemda Provinsi Jawa Barat memfasilitasi pelunasan kredit Petani Milenial kepada bank bjb pada Senin (6/2/2023). Adapun pelunasan itu dilakukan oleh BUMD Provinsi Jabar, PT Agro Jabar, yang menjadi offtaker sekaligus avalis petani milenial komoditas tanaman hias.

Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Jabar Yuke Mauliani Septina menuturkan, jumlah yang dibayarkan PT Agro Jabar ke bank bjb untuk pelunasan kredit 18 petani milenial tanaman hias sebesar Rp550 juta yang merupakan sisa pinjaman.

“Totalnya (yang dibayarkan untuk pelunasan) Rp550 juta. Itu untuk 18 orang petani milenial komoditas tanaman hias. Alhamdulillah, tadi sekitar jam 12 siang (Senin, 6 Februari 2023) diselesaikannya,” kata Yuke.

Menurut Yuke, fasilitasi pelunasan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen Pemda Provinsi Jabar untuk terus mengembangkan dan menyempurnakan program Petani Milenial.

“Sebenarnya, itu kewajiban dari pihak ketiga sebagai eksportir yaitu PT Minaqu. Tapi, karena gagal ekspor akibat perang Rusia-Ukraina, maka PT Minaqu tidak bisa membayar ke petani milenial. Mungkin nanti ada pembicaraan lagi antara PT Minaqu dan PT Agro Jabar. Tapi, intinya pemerintah tidak akan lepas tangan dalam program Petani Milenial ini. Kita akan kawal terus,” ucap Yuke.

Menurut Yuke, dalam rapat pimpinan bersama Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (6/2/2023), Pemda Provinsi Jabar akan terus melanjutkan program Petani Milenial sambil terus mengevaluasi dan memetakan dinamika di lapangan.

“Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat akan melanjutkan program Petani Milenial dengan konsep dan proses yang lebih baik, pedoman teknis yang lebih jelas lagi, seperti untuk pemilihan komoditas disesuaikan dengan pemetaan jejaring pemasaran dan jangan lupa melakukan evaluasi secara tersistem dan reguler,” ucap Yuke.

Baca Juga:  Utamakan Keselamatan Penumpang,¬†Jasa Raharja Samsat Cimahi Adakan Pengobatan Gratis di Terminal Cangkorah

Direktur Komersial & UMKM bank bjb Nancy Adistyasari mengatakan, pelunasan tersebut sesuai dengan komitmen PT Agro Jabar dan Pemda Provinsi Jabar. Bank bjb pun sudah menerbitkan surat keterangan lunas pada Senin (6/2/2023).

“Terkait pelunasan, bank bjb telah menerbitkan surat keterangan lunas bagi 18 petani milenial, dan surat tersebut telah kami sampaikan melalui Agro Jabar. Untuk perubahan kolektibilitas pada SLIK OJK sesuai ketentuan akan berubah per akhir Februari 2023 dan dapat dicek mulai awal Maret 2023,” ucap Nancy.

Nancy menyatakan, bank bjb bersama seluruh pihak terkait akan bersama-sama mengevaluasi dan melakukan perbaikan untuk keberlangsungan program Petani Milenial. Apalagi, program Petani Milenial menjadi salah satu solusi atas regenerasi profesi petani.

“Program Petani Milenial merupakan program Pemda Provinsi Jabar yang sangat baik dan menjadi salah satu solusi atas regenerasi profesi petani yang jarang diminati oleh kaum milenial,” ucapnya.

“Dengan kolaborasi pentaheliks, program ini, selain membuka kesempatan kerja, juga meningkatkan peran pemerintah dan swasta dalam ketahanan pangan. Tentu banyak perbaikan yang dapat dilakukan, mulai dari tahapan rekrutmen, pendampingan, sosialisasi sampai pelaksanaan di lapangan, dan bank bjb berharap semua pihak dapat menjalankan peran masing-masing secara optimal,” imbuhnya.

Selain itu, Nancy juga menuturkan bahwa output terpenting dari program Petani Milenial adalah melahirkan petani muda yang memiliki jiwa entrepreneur, sehingga dapat menciptakan peluang bisnis baru.

“Dan tentu memiliki dampak lanjutan berupa contoh positif bagi milenial-milenial lainnya untuk berusaha menjadi entrepreneur di bidang ketahanan pangan,” tutur Nancy.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jasa Raharja Samsat Padalarang Melakukan Pendampingan Tutorial Penggunaan Aplikasi Jrcare Ke Rumah Sakit Imc Cimareme

15 Juli 2024 - 14:02 WIB

Koordinasi Jasa Raharja Samsat Rancaekek Dengan Rsud Cicalengka Terkait Penggungan Aplikasi Jrcare

15 Juli 2024 - 13:55 WIB

Kunjungan dan Ajangsana Kepala Sub Bagian Iuran Wajib Kantor Cabang Utama Jawa Barat Ke Samsat Kabupaten Sumedang

15 Juli 2024 - 13:51 WIB

Jasa Raharja Perwakilan Purwakarta Menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya 2024 di Polres Subang

15 Juli 2024 - 13:46 WIB

Jasa Raharja Jawa Barat Laksanakan Sosialisasi dan Penerapan Aplikasi JR Care di RSUD Sumedang

13 Juli 2024 - 04:31 WIB

Fokuskan Preventif Laka Lantas di Titik Rawan Laka, Jasa Raharja & Satlantas Polres Sumedang Gelar Rapat FKLL

13 Juli 2024 - 04:21 WIB

Trending di Headline